Friday, 14 February 2014

Proses Terciptanya Tubuh dan Ruh Nabi Adam 'Alaihissalaam

Kemudian Allah menampakkan wujud Nabi Adam yang panjangnya 60 dziro' (± 37,44cm) dan menciptakan pada tubuhnya 360 otot kecil, 240 otot besar dan bagian kepala ada 7 jalan tembus (lubang) dan memberi 2 tangan dan 2 kaki dan lain-lain. dan sempurnalah ciptaan Allah. Maha Suci Allah, sebaik-baiknya Dzat yang menciptakan para Makhluk.

Abu Musa al-Asy'ari berkata:
“Sewaktu­ Allah menciptakan Farji/Kemaluan Adam, Allah berfirman: “Ini adalah amanah-Ku, maka janganlah engkau menggunakannya kecuali pada Hak-nya”.

Ibnu Abbas ra. berkata:
“Allah menciptakan 3 perkara dengan kekuasaan-Nya sendiri, yang pertama adalah Adam, yang kedua adalah Pohon Thuba dan yang ketiga adalah Papan yang didalamnya tertulis Kitab Taurat.

إنما أمره إذا أراد شيئا أن يقول له كن فيكون

"Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia. (Yaasiin, Ayat 82)"

PUSAR........

Ibnu Abbas ra. berkata:
“Keti­ka Nabi Adam masih berupa perongkolan tanah liat, Iblis melewatinya dan mengetuk perut Nabi Adam dengan jarinya, dan sebab ketukan itu, jadilah pusar pada perut Nabi Adam, dari itulah yang namanya pusar adalah petilasan dari ketukan iblis. Sebab Musababnya Iblis mengetuk perut Adam adalah dia ingin tahu, Apakah ciptaan Allah itu bisa bolong atau buntu? Dan ketika mengetahui kalau itu bolong maka Iblis masuk pada perut Nabi Adam dan menerobos ke anggota-anggo­ta tubuh, mulai dalam sampai luar dan sampai pada otot-otot, kecuali hati. Karena pada hati, siapa pun tidak bisa menerobos selain Allah, Iblis tidak diberi kemampuan menerobos hati karena hati adalah Baiturrabbi (Rumah Allah)".

Oleh karena inilah dikatakan bahwa sesungguhnya Syetan itu berjalan sebagaimana tempat aliran darah.

Ibnu Abbas berkata:
“Ketika Allah hendak meniupkan Ruh pada jasad Adam, maka Allah mengutus Ruh agar masuk pada tubuhnya mulai dari kepala. Oleh sebab itulah kepala dinamakan Yafukho (Ubun-ubun)".

Diceritakan bahwa Ruh tersebut membangkang dan enggan umtuk masuk dan protes pada Allah, “ya Allah, Bagaimana ­mungkin saya masuk pada tempat yang gelap?”.
Kemudiaan Allah memanggilnya 3x, tapi Ruh tidak menghiraukan, ak­hirnya dimasukkanlah ia dalam jasad dengan paksa. Maka Allah memberi wahyu padanya:
“Andai kamu mau masuk dengan tulus maka kamu pun keluarnya juga tulus, tetapi Ilmu-Ku sudah tertera dizaman ‘Azali bahwa kamu masuknya secara paksa maka keluarpun juga dipaksa”.

Disaat Ruh masuk pada otak Nabi Adam, ia berputar-putar sampai 100 tahun, lalu turun pada kedua mata, seketika itu bisa melek terus melihat pada jasadnya yang masih berupa prongkolan batu-bata, kemudian turun ke lubang hidung sehingga bisa menghirup udara, bernafas dan bersin, lalu turun ke mulut dan lisan, saat itu Allah memberi Ilham untuk memuji, dan berkatalah lisan tadi Alhamdulillahi Robbil ‘Alamin (Segala puji bagi Tuhan semesta alam) dan Allah menjawab “Yarhamuka Robbuka Ya Adam Hadza Laka Walidzurriyyati­ka (Tuhanmu telah merahmatimu Wahai Adam, dan ini untukmu dan anak cucumu)”.
Oleh sebab itulah Sunnah untuk mendoakan orang yang bersin.

Diceritakan, saa­t Adam memuji Allah, maka Allah menjawab: “Karena inilah Aku menciptakanmu Wahai Adam”.

Lalu Ruh turun lagi ke dada, tulang rusuk dan perut maka Adam bisa melihatnya kalau Ruh itu berpindah-pinda­h terus, dan setiap Ruh pindah, maka anggota tadi menjadi daging, tulang, r­uh (bernyawa/hidup) dan darah. Disaat Ruh sudah sampai dilutut, maka Adam tergesa-gesa untuk berdiri tapi tidak mampu. maka Allah berfirman:

خُلِقَ اْلإِنْسَانُ مِنْ عَجَلٍ ، سَأُرِيْكُمْ آيَاتِيْ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْنَ

"Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. kelak akan aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera. (Al-Anbiya' ayat 37)".

Dan disaat Ruh merata diseluruh jasad, maka Adam bergerak, berdir­i sempoyongan dan sampurnalah ciptaan Allah, dengan izin Yang Maha Menghidupkan tulang-tulang yang sudah hancur.

No comments:

Post a Comment