Ketika
siang tiba dan Nabi Adam melihat matahari yang berputar di Cakrawala, maka Nabi
Adam menjadi kagum. dan disaat matahari semakin tinggi, maka terbakarlah jasad Nabi
Adam karena dia telanjang dan tanpa tutup kepala, disaat Malaikat Jibril datang,
Nabi Adam mengadu tentang sesuatu yang terjadi, akhirnya Jibril mengusap kepala
Nabi Adam, maka berkuranglah tinggi jasad Nabi Adam menjadi 35 dziro’ (± 21,84cm).
Imam Qotadah
berkata:
Jika Nabi Adam
Haus, maka ia meminum awan. dan diriwayatkan jika rambut dan kuku Nabi Adam
tumbuh panjang, Jibril datang padanya dan memotongnya lalu bekas potongan tadi
dikubur dibumi maka Allah menumbuhkan pohon kurma dilokasi penguburan tersebut.
Oleh
karena itu dikatakan: Mulyakanlah Bibi kalian, yaitu Kurma.
Ibnu Abbas
berkata:
Selama 300
tahun Nabi Adam dibumi, ia tidak pernah melihat keatas karena malu kepada Allah
dan berdiam diri sambil menangis selama kurang lebih 200 tahun, lalu tumbuhlah
rumput-rumput dari tetesan air matanya dan burung-burung beserta hewan-hewan
buas, meminum tetesan air matanya.
Kemudian Nabi Adam mengadukan tentang dirinya yang telanjang dan panasnya terik matahari pada Jibril, maka Jibril pun mendatangi Hawa dengan membawa domba dari surga dan mengambil bulunya lalu diserahkan pada Hawa dan Jibril mengajarinya cara membuat benang dari bulu, setelah di praktekkan lalu Jibril mengajarinya menenun, maka Hawa pun menenun untuk dibuat selimut, kemudian Jibril berpaling dari Hawa dan membawakan selimut tadi pada Nabi Adam, maka tertutuplah jasad Nabi Adam dan Jibril pun tidak bilang kalau selimut ini adalah pembuatannya Hawa.
Kemudian Nabi
Adam mengadu tentang lapar karena dia tinggal dibumi sudah 40 tahun tidak makan
dan tidak minum, lalu Jibril pergi dan datang membawa 2 ekor sapi dari surga
yang 1 warna hitam dan yang 1 lagi warna merah dan mengajarkannya bertani lalu
Jibril datang membawakan secakupan gandum dan mengajari cara menanamnya.
Suatu hari
Nabi Adam mengolah tanah, tiba-t
Jibril
menjawab: “Tunggu dulu sampai matahari terbenam maka jadi sempurna untukmu
berpuasa”.
Nabi
Adam adalah manusia yang pertama kali melakukan puasa dimuka bumi ini.
Ketika
matahari sudah terbenam dan Nabi Adam meletakkan roti itu dihadapannya, Nabi Adam
mengulurkan tangannya untuk mengambil secuil, namun rotinya lari dan jatuh dari
atas gunung, lalu Nabi Nabi Adam mengejar dan mengambilnya kembali, lantas
Jibril berkata pada Nabi Adam:
iba salah
1 sapi berhenti dan Nabi Adam pun memukulnya dengan tongkat yang ada
ditangannya, lalu dengan izin Allah sapi tadi berkata: “Kenapa kamu memukulku?”
Nabi Adam menjawab: “Karena kamu tidak patuh padaku”, maka sapi tadi berkata
lagi: “Allah benar-benar maha Welas Asih padamu karena tidak memukulmu disaat
kamu tidak mematuhi-Nya”. Mendengar kata-kata itu, Nabi Adam langsung menangis
dan berucap: “Ya Allah, kenapa semua
mencelaku sehingga para hewan pun begitu?” Lalu Allah memerintahkan Jibril
untuk mengusap lidah para hewan dan jadilah hewan-hewan menjadi bisu (tidak
bisa bicara).
Sebenarnya,
Hewan-hewan itu bisa bicara sebelum turunnya Adam kebumi.
Bercocok Tanam...
Jika Nabi
Adam menanam, maka tumbuh, bertangkai dan timbullah gandum dihari itu juga,
lalu Jibril mengajarkan untuk memanennya, maka
di panenlah gandum tersebut dengan seksama dan ditampi (disiliri.jawa)
melalui angin (ditiupkan angin agar bersih) Nabi Adam berkata: “Apakah boleh
aku makan sekarang?”
Jibril
menjawab: “Tunggu dulu”.
Kemudian
Jibril membelah dua batu gunung lalu menggiling gandum tadi dengan kedua batu
itu sehingga menjadi tepung lalu Nabi Adam berkata: “Apakah aku sudah bisa
memakannya sekarang?”
Jibril
menjawab: “Sabarlah”.
Lalu
Jibril pergi dan mendatangkan secuil api dari Jahannam setelah dicelupkan air
selama 7x,
Jika
tidak demikian (dicelupkan air selama 7x) maka bumi seisinya bisa terbakar.
Kemudian
Jibril mengajarkan cara membuat roti, setelah jadi roti, Nabi Adam bertanya
pada Jibril: “Apakah aku sudah bisa memakannya?”
“Seumpama
kamu mau bersabar, maka roti tersebut akan mendatangimu sendiri tanpa kamu
kejar”.

No comments:
Post a Comment