Monday, 3 March 2014

Kisah Qabil dan Habil


Qobil selalu bingung karena belum menemukan cara untuk membunuh Habil, lalu si Laknat Iblis datang pada Qobil dengan menyamar salah 1 saudaranya, lalu mengambil 2 batu dari bumi lalu memukulkan antara 1 sama lain maka terbelahlah batu tersebut menjadi 2 sedangkan Qobil menyaksikan hal itu lalu ia berkata: “Kenapa aku tidak melakukan hal ini pada Habil?”
 
Lalu seketika itu Qobil bangkit dan menemui Habil, lalu ia melihat Habil lagi tidur dibawah gunung, lalu Qobil mengambil batu besar lalu menjatuhkannya dikepala Habil dan akhirnya Habil mati.
Habil adalah orang yang pertama kali dibunuh dengan dzolim diantara anak cucu adam, waktu itu umurnya 20 tahun.

Setelah Qobil berhasil membunuh Habil, Qobil menjadi bingung karena ia tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap jasadnya Habil, ia meletakkannya dikantong dan digendong mengelilingi bumi dan para hewan buas serta burung-bur­ung selalu mengepungnya dan menunggu jika suatu saat ditinggal maka mereka akan memangsanya sehingga Allah mengutus 2 burung gagak dan bertarung sampai salah satunya mati. Disaat salah satunya mati maka burung yang hidup tadi menggali tanah dengan paruh dan kakinya lalu meletakkan bangkai itu ditanah dan menguburnya.

Melihat kejadian tersebut lalu Qobil berkata: “Aduhai, Celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini? Lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?"
Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal.

Sebagian Ulama' Ahli Tafsir berpendapat Qobil menyesal bukan karena membunuh tapi ia menyesal karena telah menggendong kemana-mana pada jasadnya Habil.
Dikatakan bahwa Qobil menggendong jasad Habil itu selama 1 tahun dan tidak tahu apa yang harus ia lakukan pada jasad Habil.

Para Ahli Penerawangan berkata: “Sesungguhnya para Ahli Nujum menjelaskan bahwa Bintang yang berekor/­Lintang Kemukus tidak menampakkan diri didunia kecuali saat terbunuhnya Habil dan saat dijatuhkannya Nabi Ibrahim ke pembakaran dan saat hancurnya kaum ‘Ad dan saat tenggelamnya Fir'aun, dan hal itu akan berlangsung tidak akan menampakkan diri kecuali jika akan ada pagebluk/balak atau matinya para pemimpin, dan lintang tadi juga menampakkan diri pada awal islam ketika Perang Badar Kubro dan juga menampakkan diri ketika terbunuhnya Kholifah Usman bin Affan dan terbunuhnya Sayyidina ‘Ali Karromallohu Wajhah dan ini adalah perkara yang sudah terbukti.

No comments:

Post a Comment